Jumat, 18 Maret 2011

Stoner Belum Puas Dominasi Latihan di Losail

Meski menguasai jalannya ketiga latihan bebas MotoGP Qatar, rider Repsol Honda Casey Stoner mengaku performanya belum maksimal.

Stoner benar-benar mendominasi jalannya latihan bebas di Sirkuit Losail. Di latihan bebas ketiga, Sabtu, 19 Maret 2011, dinihari WIB, rider asal Australia itu kembali mengungguli rekan setimnya, Dani Pedrosa.

Namun, Stoner mengaku belum sepenuhnya puas dengan performa di atas motor RC212V. Juara dunia MotoGP 2007 ini yakin bisa lebih cepat lagi. "Saya belum menemukan batas maksimal kecepatan dengan motor Honda ini. Saya belum menekannya hingga maksimal, jadi saya belum tahu seperti apa nantinya," ujar Stoner seperti dilansir Autosport. "Saat ini saya hanya senang dengan kecepatan yang saya miliki dan setelan motor yang saya dapatkan."

Stoner sendiri mewaspadai kecepatan dua rekan setimnya, Dani Pedrosa dan Andrea Dovizioso, dan duo Yamaha, Ben Spies serta Jorge Lorenzo di babak kualifikasi dan balapan.

"Dani membalap dengan sangat baik. Jorge selalu konsisten. Andrea semakin senang dengan motornya. Ben semakin cepat dan cepat. Jadi, Anda tidak akan pernah tahu siapa yang akan menekan di depan," papar Stoner.

Ben Spies menjadi satu-satunya rider non-Honda yang mampu menyodok di posisi tiga besar selama tiga kali jalannya latihan bebas di Losail. Spies tercepat ketiga di latihan bebas kedua, di belakang Stoner dan Pedrosa.

Senin, 14 Maret 2011

Alasan Van Bronckhorst Datang ke Indonesia

Mantan kapten timnas Belanda pada Piala Dunia 2010, Giovannie Van Bronckhorst akan berkunjung ke Jakarta selama tiga hari mulai 17 Maret nanti.
Di Indonesia, Gio -sapaan Giovannie Van Bronckhorst disapa- akan diterima Presiden Susilo Bambang Yudoyono (SBY)dan dalam pertemuan itu dia akan menyampaikan dukungannya terhadap perkembangan sepakbola nasional.

Seperti dikutip laman PSSI, kehadiran mantan pemain klub elite La Liga Spanyol, Barcelona itu, atas nama pribadi ke negara leluhur sang ibunda, Fransien Sapulette yang asli Maluku.

Kedatagannya itu tidak terkait dengan program Indonesia Tanah Air Beta (ITAB) yang digagas oleh Kantor Staf Khusus Presiden Bidang Pembangunan Daerah dan Otonomi Daerah dan Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

"Berbagai kegiatan tim selama di Indonesia sama sekali tidak melibatkan Giovannie (van Bronckhorst). Kehadiran Gio ke Jakarta yang hampir bersamaan dengan kedatangan 23 pemain keturunan hanya kebetulan. Gio datang atas nama pribadi untuk mengunjungi negara leluhur ibunya, Indonesia," tegas Amril Buamona, ketua panitia program Indonesia Tanah Air Beta.
Selain bertemu dengan orang nomor satu di Indonesia, Gio yang pensiun dari tim nasional usai piala dunia 2010 dan kini membela klub Feyenoord Rotterdam Belanda, selama tiga hari di Jakarta akan dimanfaatkan untuk berbicara dalam workshop tentang pembinaan sepakbola usia muda dan memberikan coaching clinic.
Selain Gio, Indonesia juga mendatangkan 23 pemain Belanda keturunan Indonesia yang bermain di klub-klub Liga Eropa. Mereka para pemain ini tergabung dalam 'The Jong Indonesian Team'.

Tim tersebut bakal melakukan pertandingan persahabatan dengan klub-klub lokal Indonesia, seperti di Maluku, Jakarta, Bandung dan rencananya juga di Bali.

Selasa, 08 Maret 2011

Dubes RI untuk Swiss akan Bertemu Presiden FIFA

Posisi Nurdin Halid cs makin terjepit. Berbagai langkah kini ditempuh untuk mengungkap borok yang selama ini disembunyikan mantan narapidana itu dalam memimpin PSSI sejak 2003 silam.
Selasa mendatang (8/3) Djoko Susilo, Duta Besar Republik Indonesia untuk Swiss dijadwalkan bertemu dengan Presiden FIFA Sepp Blatter, di kantor FIFA yang berada di Zurich, Swiss. Pertemuan itu adalah tidak lanjut dari permintaan Menpora Andi Mallarangeng  yang menginstruksikan KBRI untuk aktif memberikan gambaran yang sebenarnya kepada FIFA.
Kepada Koran ini tadi malam Joko Susilo mengatakan sudah memiliki sederet bahan yang akan disampaikan kepada Sepp Blatter. Diantara yang akan dibicarakan adalah adanya beberapa pasal dalam status FIFA yang diplintir oleh PSSI dalam statutanya. Antara lain pasal 32 ayat 4 FIFA yang berbunyi  “The members of the Executive Comittee…must not have been previously found guilty of criminal offence.” (Anggota Komite Eksekutif tidak boleh pernah dinyatakan bersalah atas tindakan kriminal). Oleh PSSI pasal itu dipelintir menjadi Statuta PSSI pasa 35 ayat 4 “Harus tidak sedang dinyatakan bersalah atas suatu tindakan criminal pada saat kongres?
Djoko Susilo mengungkapkan, pihaknya memahami jika FIFA alergi dengan yang namanya intervensi dari pemerintah. Tapi, FIFA sendiri tidak menjamin independensinya itu bisa dimanipulasi oleh PSSI. “Karena itulah nanti semuanya nanti akan saya beberkan kepada Sepp Blatter. Bagaimana pemerintah mau luruskan yang salah  kok dianggap intervensi,” kata Djoko Susilo.
Hal lain yang akan disampaikan adalah fakta-fakta bahwa Nurdin Halid dan kroninya melakukan banyak hal terkait kongres yang menguntungkan kubunya dan mempersulit bakal calon lain. Diantaranya dengan menerjemahkan semuanya sendiri pasal 35 Ayat 4 Statuta PSSI “Telah aktif sekurang-kurangnya lima tahun dalam kegiatan sepak bola?. Pasal itu oleh PSSI diartikan bakal calon harus aktif paling tidak lima tahun dalam kompetisi sepakbolaan (sebagai official dan atau pemain yang mempunyai tanggaungjawab teknis, medis, dan administrative ) dibawah PSSI .
Melihat kondisi yang berkembang, Djoko Susilo beroandangan jika selama ini FIFA hanya mendapat infomasi sepihak.
“Tugas kami disini adalah memberikan infomasi yang komprehensif. Kita ingin informasi yang masuk ke FIFA berimbang,” beber mantan wartawan Jawa Pos ini. “KBRI posisinya ingin FIFA mendapat masukan seluas luasnya dan melihat Indo secara komprehensif. FIFA juga sedah semestinya  melihat reaksi masyarakat Indonesia. Kantor PSSI saja sekarang sudah disegel massa yang jengkel. FIFA harus tahu apa penyebabnya. Karena itulah saya ngotot ingin ketemu langsung Sepp Blatter,” lanjutnya.
Untuk menuntaskan perselisihan yang terjadi,  sebagai Duta Besar Djoko Susilo mendorong FIFA untuk menurunkan tim pencari fakta ke Indonesia. Sebagai Dubes Djoko berjanji akan  memberikan  fasilitas seluas-luasnya sehingga tim independent FIFA itu bisa bertugas dengan lancar dan bisa mengambil kesimpulan tanpa dipengaruhi pihak manapun.
“Dan jika pihak-pihak yang saat ini  berselisih faham dengan kubu NUrdin Halid dkk ingin beraudiensi langsung dengan FIFA di Zurich KBRI di Swiss siap menjembatani,” ungkapnya.
Djoko Susilo dengan terus terang juga menyayangkan, selama ini orang-orang PSSI yang kerap keluar masuk kantor FIFA di Zurich sama sekali tidak berkoordinasi dengan KBRI. Padalah  lembaga olahraga Indonesia lainnya jika punya agenda di Swiss selalu kulo nuwun dengan KBRI.  “Orang-orang PSSI itu sluman slumun slamet jika kesini. Mereka tidak pernah berkoordinasi dengan KBRI. Tapi kita tahu lah siapa saja orang – orang PSSI yang keluar masuk di kantor KBRI. Mungkin kalau mereka kecopetan baru melapor ke KBRI,” paparnya.
Sementara itu, kemarin beredar kabar jika lobi Indonesia agar tidak mendapat sanksi dari FIFA berhasil. Otoritas sepakbola dunia itu mengabulkan permintaan PSSI untuk tidak langsung menjatuhkan sanksi melalui Sidang Komite Asosiasi yang berlangsung Selasa (1/3) sore di Zurich, Swiss. Seperti dilansir situs situs resmi PSSI, FIFA juga menginstruksikan agar PSSI menggelar Kongres Pemilihan atau Kongres Luar Biasa selambat-lambatnya 18 pekan kedepan. Dengan demikian, PSSI diperkirakan sudah harus melaksanakan Kongres untuk pemilihan ketua umum, wakil ketua umum, dan sembilan anggota Excecutrive Committee (Exco) kepengurusan 2011-2015 tersebut pada akhir Juli 2011.
PSSI secara resmi sudah mengirim surat kepada Sekjen FIFA Jerome Valcke pada Senin (28/2) malam lalu. Isi surat itu, mengenai pengunduran waktu Kongres Pemilihan Exco PSSI 2011-2015 dari rencana semula pada 26 Maret 2011 di Bali, serta permintaan agar FIFA tidak menjatuhkan sanksi kepada Indonesia, seperti diisyaratakan dalam surat elektronik (email) Jerome Valcke 24 Februari lalu.
Kemungkinan adanya sanksi dari FIFA itu sebelumnya memang ditulis oleh Jerome Valcke dalam surat elektroniknya. Sanksi itu disebut-sebut akan dibahas pada Sidang Komite Asosiasi yang dilakukan Selasa sore waktu Zurich, Swiss.
“Dalam pertemuan saya dengan Sekjen FIFA Jerome Valcke Senin sore lalu masalah sanksi itu memang tidak disebut-sebut olehnya. Hal itu sekaligus membuktikan bahwa FIFA masih memberikan dukungannya kepada kita, sehingga masalah sanksi untuk kita tidak dibahas pada sidang Komite Asosiasi tersebut,” jelas Suryadharma “Dali” Tahir, Deputi Sekjen Bidang Luar Negeri PSSI, Rabu (2/3) pagi.
Sidang Komite Asosiasi atau Associations Committee dipimpin langsung oleh ketuanya, Geoff Thompson dari Inggris, dengan wakil ketua Jacques Anouma dari Ivori Coast. Anggota Komite Asosiasi, yang kerap disebut juga sebagai Komite Emergency ini berjumlah ganjil, yakni 17 orang, untuk memudahkan bila dilakukan pemungutan suara dalam pengambilan keputusan. Ketua, wakil ketua dan 17 anggota Komite Asosiasi seluruhnya berasal dari negara yang berbeda.
Dari total 19 representasi anggota FIFA yang berada di Komite Asosiasi ini, hanya dua orang yang berasal dari benua Asia, yakni Sheiki Ahmad Bin Khalifa Al Thani dari Qatar, dan Mirabror Usmanov dari Uzbekistan.
Dali Tahir mengakui, dia mengenal cukup baik Geoff Thompson, karena sering bertemu pada berbagai acara-acara resmi FIFA. Namun demikian, dalam kunjungan terakhirnya ke Zurich pada Minggu dan Senin kemarin dia tidak sempat bertemu dengan salah satu petinggi FA Inggris itu. Yang jelas, Geoff Thompson termasuk salah satu pejabat FIFA yang pernah datang ke Indonesia mendampingi Joseph Sepp Blatter, Presiden FIFA.
Selain instruksi menggelar kngres dalam 18 pekan ke depan, kabarnya FIFA dalam suratnya dengan tegas meminta Nurdin Halid untuk tidak maju lagi menjadi calon Ketum dalam kongres  nanti. Hal itu diungkapkan olah salah satu tim sukses Arifin Panigoro – George Toisutta, Salh Mukadar.
“Saya mendapat informasi dari internal PSSI jika ada surat FIFA yang menegsakan Nuridn Halid  tidak boleh lagi mencalonkan diri. Saya percaya informasi itu karena selama PSSI selalu berupaya menyembunyikan semua informasi yang tidak menguntungkan mereka dan hanya menyempaikan hal-hal yang menguntungkan saja,” ujar Saleh  Mukadar kepada Koran ini tadi malam. “Saya yakin jika  FIFA tidak akan memberi sanksi kepada Indonesia dan melarang Nurdin Halid maju lagi itu benar. Kita tunggu saja surat resminya,” lanjut Saleh. Pria yang juga anggota DPRD Jatim itu mebyatakan, standar etika organisasi olahraga dimanapun sama. Yaitu mantan narapidana dilarang menjadi ketua umum.
Sayang, ketika dicoba dimintai keterangan soal ini Sekjen PSSI Nurgraha Besoes sama sekali tidak mengangkat handphonennya atau membalas SMS yang dikirimkan.
Di tempat terpisah, banyaknya desakan dari berbagai pihak agar segera ada tindakan dari pemerintah terkait permasalahan di tubuh PSSI ternyata belum mendapatkan respon kementerian pemuda olahraga (kemenpora). Mereka khawatir dianggap intervensi terhadap permasalahan PSSI.
“Kami hanya akan mengawasi dan menunggu saja. Bolanya ada di PSSI, selama mereka sesuai prosedur dan aturan di negara ini, maka kami tidak akan ada tindakan apa-apa,” kata Menpora Andi Mallarangeng saat ditemui di kantornya, kemarin (2/3).
Bahkan, pihaknya telah mempersilahkan PSSI seandainya ingin berkonsultasi dengan pemerintah. Sebab, hal itu sudah ditunggu-tunggu oleh Menpora sebelum permasalahan kongres ini membesar. Namun, jika tetap tidak datang berkonsultasi, pihaknya juga tidak mau memanggil induk sepak bola di tanah air tersebut.
“Kapan saja PSSI mau berkonsultasi kami siap menerima. Cuma, kalau kami didesak dan sampai akhirnya memanggil mereka , nanti malah dianggap intervensi. Dan mereka pasti melaporkannya ke FIFA,” terang lelaki berkumis tersebut.
Terkait adanya langkah Mediasi yang dilakukan pihak DPR RI, Andi malah ingin memperjelas posisi masing-masing pihak yang berusaha di mediasi sehingga tidak ada salah persepsi tentang posisi.
“Pemerintah posisinya sesuai dengan UU dan sistem keolahragaan nasional juga turunannya. Tugas pemerintah melakukan pembinaan, mengatur, dan mengawasi PSSI,”  ucapnya.
“Sedangkan PSSI itu adalah organisasi olahraga yang dibina dan diawasi pemerintah. Jelas posisinya seperti itu. Kemenpora juga harus menjalankan peraturan perundangan-undangan di RI serta ketentuan-ketentuannya. Artinya, kalau kami menjalankan kewenangan dan tugasnya, tentunya tak bisa disebut intervensi. Apalagi langkah kami saat ini hanya memberi pengarahan dan peringatan,” tambahnya.
Kendati demikian, pihak pemerintah dalam hal ini Menpora tidak mau tinggal diam. Walaupun tidak memanggil PSSI, lanjut Andi, pemerintah sudah berinisiatif untuk mendatangi dan membuka komunikasi dengan FIFA sehingga bisa menjelaskan permasalahan yang terjadi.
“Saya sudah hubungi lagi pak Joko (Joko Susilo, dubes RI untuk Swiss, Red). Dia mengatakan sudah mengadakan janji untuk bertemu presiden FIFA (Sepp Blater). Kalau sudah ada hasil, nanti pasti akan ada tindak lanjutnya,” paparnya.
Andi mengatakan bahwa pihaknya ingin agar permasalahan di tubuh PSSI ini bisa cepat selesai. Untuk itu, pihaknya akan melakukan apa saja selama masih tidak dianggap intervensi. Hingga FIFA juga mengerti tentang permasalahan yang ada.
Di sisi lain, Andi juga menyangkal pernyataan ketum PSSI Nurdin Halid saat dipanggil Komisi X DPR RI terkait adanya ancaman bunuh dari beberapa orang termasuk dari beberapa menteri. Walaupun, Nurdin  tidak menyebutkan secara eksplisit siapa orang yang dimaksud. Menurut Andi, tuduhan tersebut salah besar.
“Pemerintah tidak ada ancam-mengancam. Apalagi Menpora. Kalau kami bisanya melakukan komunikasi langsung,” tegasnya.
Hanya, dia tidak menyangkal jika pernah mengirimkan pesan singkat (SMS) namun sebatas pemberitahuan dan pemberian peringatan. Tidak dalam hal mengancam membunuh,” tandasnya.
Karena itu, meskipun ditekan oleh para suporter yang pro-revolusi untuk segera membekukan PSSI, kemenpora tidak mau melakukan langkah tersebut.
“Kami tahu banyak dukungan untuk itu, Tapi, sampai saat ini kami hanya sebatas memberikan peringatan saja. Tidak lebih,” ucap mantan juru bicara kepresidenan tersebut

Minggu, 06 Maret 2011

Hatrik Kyut Hancurkan Manchester United

Dirk Kyut mencetak tiga gol untuk tuan rumah Liverpool saat mengalahkan favorit juara Manchester United dengan skor 3-1 dalam lanjutan kompetisi sepak bola Liga Utama Inggris di Stadion Anfield, Minggu.
Kyut, pemain asal Belanda tersebut, mencetak dua gol pada babak pertama dan kemudian melengkapi hatriknya pada babak kedua, untuk memberikan Manchester United kekalahan kedua secara beruntun.
Sebelumnya, Manchester United dipaksa menyerah kepada tuan rumah Chelsea dengan skor 1-2.
Kekalahan yang dialami oleh Manchester United semakin menipiskan keunggulannya dari saingan terdekat Arsenal menjadi hanya selisih tiga angka.
Satu-satunya gol balasan Manchester United dicetak oleh Javier Hernandez kepada menit ke-90.
Hatrik Kyut merupakan yang pertama bagi pemain Liverpool bila berhadapan dengan Chelsea setelah Peter Bearsdsley saat Liverpool mengalahkan MU dengan skor 4-0 pada September 1990.
Namun kemenangan besar Liverpool atas klub papan atas Chelsea tidak lepas dari penampilan gemilang Luis Suarez yang berkali-kali memberikan umpan silang.
Absennya Nemanja Vidic dan Rio Ferdinand terbukti sangat berpengaruh terhadapan kekuatan Manchester United yang kebobolan untuk pertama kalinya pada menit ke-34.
Dengan ketrampilan mengesankan, Luiz Suarez, pemain asal Ajax Amsterdam tersebut, melesat melewati tiga pemain belakang Manchester United sebelum memberikan umpan matang kepada Kyut.
Kyuit melengkapi hatriknya pada menit ke-65 dan kembali Suarez memberikan sumbangan besar ketika tendangan bebasnya tidak bisa ditangkap van Der Sar dan bola mental langsung disambar Kyut.
Bagi Liverpool, kemenangan atas Manchester United adalah yang pertama dari empat pertemuan sebelumnya
Berikut hasil pertandingan dan klasemen sementara Liga Utama Inggris setelah pertandingan Minggu: - Liverpool 3 (Kuyt 34, 39, 65) Man Utd 1 (Hernandez 90)
Hasil Sabtu: - Arsenal 0 Sunderland 0 - Birmingham 1 (Beausejour 48) West Brom 3 (Mulumbu 47, Morrison 58, Scharner 72) - Bolton 3 (Cahill 45, 75, Klasnic 86) Aston Villa 2 (Bent 15, Albrighton 64) - Fulham 3 (Duff 37, 59, Zamora 89-pen) Blackburn 2 (Hanley 45, Hoilett 65) - Man City 1 (Silva 38) Wigan 0 - Newcastle 1 (Best 23) Everton 2 (Osman 31, Jagielka 36) - West Ham 3 (Ba 21, Da Costa 29, Hitzlsperger 83) Stoke 0
Jadwal berikutnya: Wolves v Tottenham (1600GMT)
Jadwal Senin: Blackpool v Chelsea (2000GMT)
Klasemen sementara: Man Utd 29 17 9 3 63 30 60 Arsenal 28 17 6 5 57 27 57 Man City 29 15 8 6 45 25 53 Chelsea 27 14 6 7 48 23 48 Tottenham 27 13 8 6 38 31 47 Liverpool 29 12 6 11 39 36 42 Bolton 29 10 10 9 42 40 40 Sunderland 29 9 11 9 33 35 38 Newcastle 29 9 9 11 44 41 36 Everton 28 8 12 8 37 37 36 Fulham 29 7 14 8 32 31 35 Stoke 29 10 4 15 32 38 34 Aston Villa 29 8 9 12 37 50 33 Blackburn 29 9 5 15 37 49 32 Blackpool 28 9 5 14 42 55 32 West Brom 29 8 8 13 39 54 32 West Ham 29 7 10 12 36 49 31 Birmingham 27 6 12 9 26 38 30 Wolverhampton 28 8 4 16 31 46 28 Wigan 29 5 12 12 27 50 27

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Grants For Single Moms